Seribu Warga Buleleng Terinfeksi HIV


SINGARAJA - Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Buleleng mencatat hingga kini warga di wilayah itu yang terinfeksi HIV/AIDS sudah mencapai 1.070 orang. "Kasus ini memprihatinkan karena ternyata 30 persen korbannya adalah pelajar dan 15 persen merupakan ibu rumah tangga," kata Ketua KPAD Buleleng, Made Arga Pynatih, pada sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi remaja di Universitas Panji Sakti Singaraja, Selasa (19/4).

Pynatih yang juga Wakil Bupati Buleleng itu mengungkapkan bahwa untuk menanggulangi penyebaran virus mematikan itu tidak mudah. Pasalnya, 80 persen proses penularannya diakibatkan oleh hubungan seks.

"Salah satu cara ampuh untuk menanggulangi virus mematikan ini adalah dengan komitmen diri yang kuat untuk setia terhadap pasangan dan selalu menggunakan alat pengaman kondom dalam melakukan hubungan seks yang berisiko," katanya.

Selaku wakil bupati dia juga mengingatkan bahwa HIV/AIDS telah mengakibatkan delapan kepala keluarga di Kabupaten Buleleng putus garis keturunannya. Itu terjadi karena virus tersebut dibawa oleh salah satu anggota keluarga yang menular kepada anggota keluarga lainnya.

Sosialisasi mengenai bahaya penyakit yang mematikan itu digelar Universitas Panji Sakti Singaraja bekerja sama dengan KPAD Buleleng itu juga melibatkan para mahasiswa.


Kegiatan dengan tema "Melalui Hari Kartini Kita Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Dalam Peran Serta Penanggulangan HIV/AIDS dan Kesehatan Reproduksi Remaja" itu dilaksanakan sebagai bentuk simpati dan prihatin terhadap hilangnya jiwa orang terdekat, kerabat atau bahkan keluarga terkasih karena ganasnya virus HIV/AIDS.


sumber : antara

Tuesday, April 19, 2011 0 comments

0 comments:

Post a Comment